Pasar Perdana vs Pasar Sekunder? Yuk, Kenali Perbedaannya!
  1. Home >
  2. Blog >
  3. Pasar Perdana vs Pasar Sekunder? Yuk, Kenali Perbedaannya!

Pasar Perdana vs Pasar Sekunder? Yuk, Kenali Perbedaannya!

PropertiLord - 24 Jun 2022
Share
thumbnail
Pasar Perdana vs Pasar Sekunder? Yuk, Kenali Perbedaannya!Investasi merupakan salah satu cara untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai uang di masa yang akan datang. Nah, salah satu investasi yang sedang digandrungi kaum milenial saat ini adalah investasi saham. Untuk berinvestasi pada saham, kamu bisa membelinya di pasar modal.

Pasar modal sendiri adalah tempat bertemunya para pemilik modal dan perusahaan yang membutuhkan modal. Jika dilihat dari waktu transaksinya, pasar modal dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu pasar perdana dan pasar sekunder. Kedua jenis pasar ini tentu memiliki perbedaan dalam proses transaksinya.

Jadi, apa saja perbedaan pasar perdana dan sekunder?

Yuk, ikuti dan baca terus artikel ini untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kedua jenis pasar modal ini.

Pasar Perdana

Pasar perdana adalah tempat dimana surat berharga pertama kali diperdagangkan kepada publik sebelum tercatat di Bursa Efek. Penawaran pasar perdana dilakukan oleh agen penjual saham (broker dealer) kepada para investor, atau pada zaman sekarang dapat dilakukan secara online di platform-platform investasi. Proses ini dinamakan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/ IPO) atau lebih akrab dikenal dengan istilah “go public”.

Harga saham pada pasar perdana lebih tetap, karena perusahaan sudah menentukan harga serta jumlah saham yang akan ditawarkan sebelum masuk ke pasar perdana. Jumlah saham yang dilepas ke publik pun terbatas, jadi bisa saja beberapa investor tidak kebagian atau hanya menerima jumlah yang lebih sedikit dari yang diinginkan. Bagi sebagian orang, membeli saham di pasar perdana menjadi daya tarik karena adanya kemungkinan mendapatkan capital gain segera setelah saham tersebut masuk di Bursa Efek.


Pasar Sekunder

Pasar sekunder adalah kelanjutan dari pasar perdana, dimana surat berharga resmi terdaftar di Bursa Efek serta diperdagangkan secara publik. Disini, transaksi perdagangan bukan lagi antara investor dan perusahaan, namun antara investor satu dengan yang lainnya. Selain itu, investor juga diperbolehkan untuk melakukan transaksi jual-beli dengan bebas selama masa jam pasar buka.

Harga saham yang ada di pasar sekunder juga cenderung fluktuatif, tergantung dari jumlah permintaan dan penawaran saham. Jika kamu memiliki saham yang didapatkan dari transaksi pembelian di pasar perdana, kamu bisa menjualnya kembali di pasar sekunder untuk mendapatkan capital gain. Di pasar sekunder kamu dapat memperdagangkan saham dengan periode waktu yang tidak dibatasi.


Apa Perbedaan Pasar Perdana dan Sekunder

Memang, keduanya sama-sama memperdagangkan saham atau surat berharga, tapi pasar perdana dan sekunder memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Bagi kamu yang masih bingung, yuk simak perbedaan yang telah kami rangkum di bawah ini.

Harga

Perbedaan pertama dari pasar perdana sekunder adalah harga saham yang diperjualkan. Pada pasar perdana, perusahaan telah menjalin kesepakatan dengan penjamin emisi sehingga harganya relatif tetap. Berbeda dengan harga saham di pasar sekunder yang bisa berubah-ubah di tiap jamnya mengikuti mekanisme harga pasar yang berlaku.

Jangka Waktu

Jangka waktu pemesanan pada pasar perdana dibatasi karena jumlah saham yang ditawarkan tidak sebanyak di pasar sekunder. Sedangkan, jangka waktu pemesanan pada pasar sekunder tidak dibatasi.

Transaksi

Pasar perdana hanya menjadi media pembelian saham saja. Transaksinya berjalan satu arah, hanya dari emiten ke investor. Sementara di pasar sekunder, ada banyak kesempatan untuk para investor melakukan proses transaksi jual-beli saham dengan bebas. Sayangnya, pembelian saham di pasar sekunder dikenakan tarif transaksi jual-beli, berbeda dengan pasar perdana yang tidak memberlakukan biaya transaksi sama sekali.

Pemesanan Saham

Pasar perdana memberikan jangka waktu yang telah ditetapkan. Jadi, jika ada permintaan saham yang lebih tinggi dibandingkan penawarannya (oversubscribed), maka investor belum tentu mendapatkan jumlah saham yang dipesan. Namun, pada pasar sekunder, waktu dan jumlah pesanan tidak dibatasi. Selain itu, perantara penjualannya juga berbeda.

Dana Hasil Penjualan

Dan perbedaan terakhir dari pasar perdana dan sekunder terdapat pada dana penjualannya. Umumnya transaksi di pasar perdana akan melibatkan notaris, konsultan hukum, serta perusahaan penilai, sehingga hasil penjualan saham atau surat berharga akan menjadi milik emiten sebagai penerbit. Sangat berbanding terbalik dengan penjualan di pasar sekunder, yang mana dana penjualannya akan menjadi milik penjual atau sekuritas.


Kesimpulan

Itulah beberapa perbedaan dari pasar perdana dan pasar sekunder yang hukumnya wajib diketahui oleh para investor. Semoga dengan pembahasan artikel kali ini, kami dapat membantumu untuk mengenal dunia investasi lebih dalam lagi.

PLGL::v2/landing.h2.blog